Ternyata lagi-lagi saya ketinggalan yang satu ini, big buck bunny adalah sebuah film animasi 3 dimensi open source yang dibuat menggunakan perangkat open source juga, blender. Film ini dibuat oleh sebuah tim kecil dari blender community yang berkumpul di sebuah studio di Amsterdam untuk mengerjakan proyek “peach” ini. Hasilnya sangat memuaskan, film animasi 3D lucu ini tidak kalah kualitasnya dengan film-film animasi 3D masa kini lainnya.
Sesuai tujuan awalnya yaitu membuat film 3D open source, source dari film ini dapat diperoleh di repository, sehingga para seniman 3D dapat mempelajari atau menggunakan kembali kode program dari film animasi ini dengan satu syarat, tetap memberi attribute pada blender foundation atau bigbuckbunny.org.
Satu lagi masterpiece dari Open Source Software, membuktikan bahwa produk yang berkualitas tidak harus mahal. Versi Online dari film ini sudah dirilis sejak Mei lalu, dirilis dalam berbagai resolusi dan format (termasuk format iso DVD), coba kunjungi bigbuckbunny.org. Berikut ini film Big Buck Bunny streaming (tentunya low quality) di YouTube.
Dalam beberapa kasus, mungkin selera film saya dan Bims kawan saya agak mirip. Untuk mengisi liburan hari raya yang lalu, Bims meminjamkan beberapa filmnya untuk saya tonton, yaitu Snatch, Crash, Hostel, Fight Club, City of God, dan satu lagi saya lupa judulnya karena belum sempat saya tonton.
Di H-1 ini saya berangkat dari Bandung menuju Jakarta sekitar pukul 10 pagi. Rumah orang tua kami di Ciputat, jadi rute termudah dan tercepat tentunya melalui jalan tol Pasteur, Cipularang, Cikampek, hingga keluar di UKI untuk kemudian dilanjutkan melalui Tol Jagorawi dan mengambil arah Pondok Indah.
Hampir seluruh perjalanan kami tempuh di jalan tol yang lengang, bahkan saya sempat beberapa kali memacu kendaraan hingga 140Km per jam. Di arah yang berlawanan juga tidak terlihat adanya antrian kendaraan, hanya debitnya saja yang lebih tinggi dibandingkan arah yang saya tempuh.
Tiga hari yang lalu saya menyaksikan sebuah film di TransTV yang berjudul Identity. Sebenarnya film ini tentunya sudah basi, karena sudah ditayangkan di stasiun televisi nasional . Namun ini kali pertama saya menyaksikannya, dan ternyata saya sangat terkesan dengan film ini. Bagi yang belum tahu dan ingin menyaksikan film ini, sebaiknya jangan baca posting ini, karena niscaya anda tidak akan merasakan ketegangan dari film ini. Ini sama sekali bukan sinopsis film. Anda sudah diperingatkan.
JomBlo, sebuah film garapan Hanung Baramantyo, yang diangkat dari novel berjudul sama, bercerita tentang petualangan 4 mahasiswa Sipil di UNB, Universitas Negeri Bandung dalam mencari kekasih. UNB sendiri di filmnya ternyata plesetan dari ITB, Cukup terkejut juga saya melihat adegan awalnya yang mengambil gambar gerbang ITB yang sudah berubah namanya menjadi Universitas Negeri Bandung. Sempat tertawa sampai perut sakit setelah melihat adegan itu. Baca lanjutannya… »