cerita sepeda tandem
June 14th, 2008 by bayuBagai mengayuh sepeda tandem, berputarnya roda adalah hasil kerja seluruh tim yang saling membantu meringankan beban satu sama lain. Namun apa yang terjadi jika ada dalam timnya, yang memilih untuk beristirahat? Lalu, apa yang terjadi jika yang bertugas mengendalikan jalannya sepeda ternyata malah berkonsentrasi penuh pada kayuhan, dan melupakan bahwa dirinya sedang mengemudikan, selain hanya mengayuh?
Inilah yang sedang dihadapi oleh sebuah tim yang saya kenal. Beban yang dia hadapi menjadi terasa berat karena rekan satu timnya memilih beristirahat di saat yang lain mengayuh. Tapi ingat bahwa bagaimanapun juga, kekuatan masing-masing anggota tim pun berbeda. Adalah merupakan tanggung jawab si pengemudi yang harus menentukan kapan harus beristirahat, kapan harus mengayuh lebih kuat, dan ingatlah bahwa kemana tim akan dibawa adalah merupakan tanggung jawab penuh si pengemudi.
Jadi salah siapa? Tak perlu mencari siapa yang salah. Yang penting sekarang semua harus berkontribusi dengan sepenuh hati sesuai dengan kekuatannya masing-masing. Ingatkan rekan satu tim-mu jika beristirahat sebelum waktunya. Namun jika memang jok sepeda yang kita duduki sudah tak nyaman lagi, carilah sepeda yang lain yang lebih nyaman, atau lebih baik lagi jika membeli sendiri sepedamu, agar kau dapat mengendalikan semuanya sendiri.
Posted in the moment | No Comments »
