Tsunami
December 30th, 2004 by Bayu
Minggu, 26 Desember 2004 pukul 07:58:53 WIB terjadi gempa terbesar di dunia dalam kurun waktu 40 tahun, di lepas pantai barat Sumatra. Gempa yang berkekuatan 9 skala richter ini menimbulkan tsunami yang menerjang Aceh hingga memakan korban ribuan jiwa. Tsunami ini juga dirasakan di Thailand, Maldives, Malaysia, Myanmar, Bangladesh, Somalia, dan Kenya, namun bencana ini memakan jumlah korban jiwa terbesar di Aceh. Hingga saat blog ini ditulis, seperti yang dimuat dalam kompas.com, korban jiwa di Aceh dan Sumatra utara mencapai 45.268 orang, dengan jumlah terbesar di Aceh Jaya, yaitu hingga 15 ribu orang.
Apa itu Tsunami?
Tsunami adalah gelombang air laut yang diakibatkan oleh gempa atau pergeseran lempeng bumi, yang berasal dari bahasa Jepang, yang artinya “gelombang laut”. Tsunami sebenarnya berupa serangkaian gelombang panjang yang bergerak cepat (±700 km/h) di laut. Panjang gelombang tsunami hingga ratusan mil dan memiliki amplitudo yang sangat kecil, sehingga tidak akan terlihat dari udara, bahkan tidak terasa oleh kapal yang sedang berlayar. Namun ketika tsunami ini mendekati pantai, karena terjadinya perubahan kedalaman dasar laut, gelombang tsunami akan memendek, kecepatan dan amplitudonya akan meningkat, menghasilkan naiknya gelombang hingga dapat mencapai ratusan meter.

Pemantauan Tsunami
Terjadinya tsunami dapat diprediksi melalui berbagai penelitian seismologis, yang dipantau melaui satelit. USGS, NOAA, Pacific Northwest Seismograph Network dan beberapa jaringan penelitian seismik membentuk suatu proyek yang disebut CREST (Consolidated Reporting of Earthquakes and Tsunamis) Project.
Bagaimanapun juga, tsunami masih merupakan fenomena yang sulit diprediksi secara tepat. Episentrum gempa dan kemungkinan kedatangan tsunami dapat diketahui dengan cepat, namun hampir tidak mungkin mengetahui apakah pergerakan gelombang laut yang terjadi akan mengakibatkan tsunami atau tidak.
Pada kasus tsunami di Aceh, NOAA juga telah mendeteksi adanya gempa di Samudera Indonesia yang akan memacu terjadinya tsunami. Beberapa menit setelah NOAA menerima sinyal gempa, NOAA mengirimkan informasi ke negara-negara pasifik bahwa terjadi gempa sebesar 9.0 skala richter di lepas pantai barat Sumatra Utara.
Data Teknis Gempa (sumber: USGS)
| Waktu | : Minggu, 26 Desember 2004 7:58:53 WIB |
| Lokasi | : 3.267° LU, 95.821° BT |
| Kedalaman | : 30 km |
| Kesalahan lokasi horisontal | : +/- 5.8 km |
| Parameter | : Nst=231, Nph=231, Dmin=>999 km, Rmss=1.03 sec, Gp= 29°, M-type=moment magnitude (Mw), Version=Q |
Posted in the moment | No Comments »





